Anak Pejabat Jadi Caleg
Ditulis oleh Rizky di/pada Agustus 22, 2008
Pemilu 2009 semakin hari semakin dekat. Partai-partai peserta Pemilu sudah mendaftarkan calon legislatifnya (Caleg).
Partai-partai besar kedapatan mencantumkan nama-nama daftar Calegnya yang merupakan anak-anak dari pejabat.
Nama-nama tersebut adalah:
1. Putra Nababan (PDIP) yang merupakan anak Panda Nababan
2. Putri Paundrianagari (PDIP) yang merupakan anak Guntur Soekarnoputra
3. Agus Haz (PPP) anak Hamzah Haz
4. Anindya Bakrie (Golkar) anak Aburizal Bakrie
5. Dave Laksono (Golkar) anak Agung Laksono
6. Maruarar Sirait (PDIP) anak Sabam Sirait
7. Puan Maharani (PDIP) anak Megawati Soekarnoputri
8. Muhammad Iqbal (PPP) anak Bachtiar Chamsyah
9. Edi Baskoro Yudhoyono (PD) anak Presiden SBY
10. Ahmad Hafiz Thohir (PAN) adik Hatta Radjasa
11. Hilman Ismail (PPP) anak (alm) Ismail Hasan Metareum
12. Kartika Yudisti (PPP) anak Suryadharma Ali
13. Hanafi Amien Rais (PAN) anak Amien Rais
14.Ikrar Fatahillah (PAN) anak A.M Fatwa
Bagaimana menurut anda mengenai hal ini?
Andri berkata
kayaknya cuma pks aje yang gak pake anak dan artsi. hidup PKS!
M. SAID. S.Ag berkata
ikut nimbrung donk….
gue M. SAID. S.Ag, Caleg DPR RI Dapil Gresik Lamongan dari PARTAI MATAHARI BANGSA ( PMB )
yang pasti sebelum semua proses berlanjut…..kita sama2 introspeksi untuk memperbaiki mental dan pola pikir kita, karena bagaimanapun juga Indonesia butuh pemimpin yang bermental MENGABDI UNTUK RAKYAT, memperjuangkan kepentingan RAKYAT juga KEPENTINGAN PEMERINTAH yang benar2 bekerja menjalankan amanat RAKYAT, bukan kepentingan sekelompok. Kalau kondisinya seperti ini terus kapan Indonesia akan bisa maju dan disegani oleh Bangsa Lain ????
Rakyat butuh pemimpin yang mau peduli jeritan hati rakyat, bukan pemimpin yang “pinter” tapi minteri
MUHAMMAD SAID, CALEG DPR RI GRESIK PARTAI (PMB) berkata
# MUHAMMAD SAID. S.Ag
# CALEG DPR RI PARTAI MATAHARI BANGSA (PMB) DAPIL GRESIK – LAMONGAN
# Sebelum semua terjadi, mari kita sama2 introspeksi akan kekurangan dan keterbatasan kita masing2. Jangan pernah merasa paling pinter apalagi merasa paling benar sendiri. Segala sesuatu butuh penyelesaian yang arif dan memberikan solusi jitu dan “kepuasan” bagi semua. kita sama2 introspeksi untuk memperbaiki mental dan pola pikir kita, karena bagaimanapun juga Indonesia butuh pemimpin yang bermental MENGABDI UNTUK RAKYAT, memperjuangkan kepentingan RAKYAT dan benar2 bekerja
menjalankan amanat RAKYAT, bukan untuk kepentingan sekelompok. Kalau kondisinya seperti ini terus kapan Indonesia akan bisa maju dan disegani oleh Bangsa Lain ???? zaman telah berubah. tantangan dan Issue global harus dapat kita jawab secara ilmiah. Mari kita bangkit !!!!!
Rakyat butuh pemimpin yang mau peduli jeritan hati rakyat, bukan pemimpin
yang “pinter” tapi minteri. Percayalah !!! masih ada jalan, jangan pernah menyerah sebelum bertarung dan jangan pernah skeptis banget dengan orang yang masih mau peduli dan punya niatan baik untuk berjuang ditengah2 morat-maritnya mental dan moralitas. Kalau semua ogah dan tidak peduli….justru ini akan menjadi kesempatan empuk bagi mereka yang memanfaatkan kesempatan.
Rizky berkata
Thanks untuk masukkannya mas….