Etos Kerja Bangsa Jepang
Ditulis oleh Rizky di/pada Agustus 25, 2008
Anda pernah ke Jepang? Saya belum. Tetapi jika anda pernah pergi ke Jepang, tentulah anda akan mengetahui bagaimana kehidupan masyarakat sana sehari-harinya. Orang-orang jepang di kenal dengan bangsa yang pekerja keras, tekun dan penuh dengan disiplin yang tinggi.
Berbeda dengan bangsa Indonesia yang rata-rata malas karena telah di manjakan oleh alam, orang Jepang sangat menjunjung tinggi kedisiplinan, karena dengan membiasakan diri hidup disiplin, mereka bisa menjalani hidup dengan penuh keteraturan.
Pernah ketika saya hendak pergi ke Batam, saya berkenalan dengan seorang bapak-bapak, dan ia bercerita bahwa ia pernah lama tinggal di Jepang. Sekitar empat tahunan. Pada awalnya ia tidak terbiasa dengan kebiasaan masyarakat di sana yang selalu ketat dengan penggunaan waktu.
Bayangkan saja, untuk berangkat bekerja pada pukul delapan pagi, ia harus bangun sekitar pukul enam, mandi sekitar sepuluh menit, ganti pakaian sepuluh menit, dan makan sepuluh menit. Kereta berangkat pukul enam lewat empat puluh, maka ia hanya punya waktu sekitar sepuluh menit untuk sampai ke stasiun kereta atau ia akan ketinggalan kereta dan menunggu kereta berikutnya pada pukul sepuluh lewat lima.
Sedangkan ditempatnya bekerja, yaitu di sebuah pabrik di kota Kyoto, semua yang bekerja di sana harus menggunakan alat keselamatan yang telah ditentukan oleh pihak manajemen pabrik, dan tidak boleh di langgar, karena akan mendapatkan teguran keras dari bosnya. Tidak boleh beristirahat pada jam kerja, dan tidak boleh bekerja pada jam istirahat. Bahkan saat berjalan di lingkungan pabrikpun di tentukan di sisi mana para karyawan harus berjalan, karena terdapat dua sisi yaitu sisi yang berwarna hijau dan sisi yang berwarna merah. Sisi yang merah untuk kendaraan pabrik seperti forklift , dan sisi yang hijau untuk para karyawan.
Coba kita lihat para pekerja di Indonesia, banyak yang tidak mengenakan peranti pengaman yang memadai. Indonesia merupakan salah satu negara yang tertinggi tingkat kecelakaan kerjanya. Misalnya para pekerja konstruksi jarang sekali yang memakai alat pengaman berupa tali atau helm. Anda tentu sering mendengar banyak para pekerja konstruksi yang tewas karena terjatuh.
Rendahnya tingkat kedisiplinan di negeri ini, membuat kita sering dianggap sebagai bangsa yang pemalas. Anda tentulah pernah datang terlambat jika ada janji dengan teman, kolega ataupun pada saat menghadiri rapat bukan? Angka kecelakaan lalulintas dari tahun ketahun semakin meningkat akibat rendahnya tingkat kedisiplinan para pengguna jalan.
Kita sering menganggap bila hidup disiplin itu merupakan suatu beban.Padahal dengan hidup disiplin itu, kita akan menjalani hidup dengan penuh keteraturan dan keseimbangan. Contohlah etos kerja dari orang-orang Jepang, dan Indonesia akan menjadi negara yang besar.
adez3d berkata
Nice, sebagai praktisi animasi, saya melihat jepang sebagai salah satu kiblat. Dengan belajar dari sikap disiplin jepang saya berharap animasi Indonesia dan Indonesia secara keseluruhan akan bisa maju. Oh ya. Jangan lupa kunjungi blog saya ttg Animasi Indonesia – http://www.animationradio.co.cc
vhienasei berkata
lam kenal
iya bener bgt..bahkan saya disuruh cari ttg etos kerja jepangyg terkenal…ulet..thanks ya
giyztar berkata
wah betul mas..saya hampir 3 th di jepang..enak kok disiplin ,teratur enak juga ,ketika datang dijepang pertama cm mlongo ko jepang bisa segini amannya ,tenangnya tertibnya,ga ada asap meski mobil bejibun..heran bgmn ngaturnya..
salam dr jepang
http://giyztar.wordpress.com/
umar baskoro adhi berkata
yap.setuju banget.mari kita kadikan negeri ini jadi disiplin.
azis berkata
bagaimana mana ya kita bisa konsisten untuk melakukan kedisiplinan seperti bangsa jepang.berkomitmen dan bertanggung jawab.patut dicontoh dan ditiru