Uneg-uneg

Tempat kami mencurahkan pikiran dan ide

  • Kalender

    September 2016
    S S R K J S M
    « Agu    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  
  • Arsip

  • Saran Anda

    Kami tergelitik untuk bertanya kepada anda semua para pengunjung blog ini. Kira-kira, anda ingin kami memposting artikel tentang apa saja? Nah jika anda meminta, kami akan berusaha untuk memenuhi permintaan anda tersebut. Jika ada dari anda yang ingin meminta kami untuk memuat sebuah artikel, silahkan hubungi kami. Hormat Kami, Rizky & Satrio
  • Buku-buku bermutu

Gaul dan Dapet Duit

Posted by Rizky pada Agustus 15, 2009

Banyak sekali situs jejaring sosial seperti facebook, friendster, 12frenz, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Tapi ada satu itus jejaring sosial yang memberikan anda uang sekaligus mencari teman di dunia maya. Namanya adalah
Yuwie
.

Ini benar-benar kasih uang buat membernya loh. karena saya sendiri sudah mendapatkan bayaran dari yuwie ini melalui account paypal saya.

Jika anda mau mencoba menghasilkan uang sekaligus mendapatkan teman, anda bisa klik
disini
. Pedaftarannya gratis dan nggak akan di pungut bayaran apapun.

Posted in Sosial | Dengan kaitkata: , , | 3 Comments »

Pilih Mana, Goblok atau Pintar?

Posted by Rizky pada Juli 16, 2009

Pernah saya ditanya sama teman saya, pilih mana, jadi orang goblok atau jadi orang pintar? Ya tentu saja saya pilih jadi orang pintar. Mana ada yang mau jadi orang goblok?

Posted in Hiburan | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Terbantahnya Teori Evolusi Darwin

Posted by Rizky pada Juli 14, 2009

Mohon maaf jika saya tidak pernah memposting lagi artikel-artikel di blog saya yg saya cintai ini..(ceileh…!) Maklum saja, saya banyak kesbukan yang harus saya urusin.

Langsung aja deh…

Pada abad ke sembilan belas, mengemuka sebuah teori baru tentang evolusi makhluk hidup dari seorang ilmuwan yang bernama Charles Darwin. Dalam bukunya yang berjudul “The Origin Of Species” Darwin mengemukakan bahwa semua makhluk hidup yang ada di dunia ini berasal dari satu nenek moyang yang sama dan kemudian berevolusi selama jutaan tahun sehingga terbentuklah berbagai jenis akhluk lainnya yang merupakan hasil evolusi selama jutaan, bahkan milyaran tahun.

Bahkan yang lebih gilanya lagi, Darwin juga mengemukakan bahwa manusia merupakan hasil evolusi dari sejenis kera, yang telah engalami pengembangan, baik it dari bentuk wajah, tubuh, maupun dari kemampuan otak untuk berpikir.

Tetapi di akhir abad ke duapuluh, teori-teori Darwin tersebut mulai terbantahkan seiring dengan penemuan-penemuan dari fosil-fosil, baik itu dari binatang, maupun fosil manusia purba.

Pada fosil-fosil itu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bahwa makhluk itu bermutasi, ataupun mengalami suatu evolusi.

Banyak sekali hal-hal yang menjadi pembantahan atas teori ini, yaitu :

Asal-usul Kehidupan

Dalam bukunya “The Origin Of Species“, Darwin mengatakan bahwa makhluk hidup itu berasal dari satu sel tunggal yang kemudian bermutasi dan membelah dirinya, sehingga menjadi makhluk dengan banyak sel yang terus berkembang. Tetapi pertanyaannya adalah, dari mana asal dari sel tunggal tersebut. Hal inilah yang tidak bisa dijelaskan, bahkan oleh Darwin sendiri.

KehidupanBerasal Dari Kehidupan

Darwin percaya bahwa kehidupan itu muncul karena ada kehidupan yang lain. Sebagai contoh, bila ada bangkai binatang, maka dengan sendirinya akan muncul banyak belatung. Intinya adalah, bahwa belatung itu berasal dari bangkai binatang tadi.

Tetapi penemuan terakhir menunjukkan bahwa belatung tadi ternyata berasal dari lalat. Dengan kata lain, bahwa belatung itu merupakan larva dari lalat.

Banyak sekali contoh dalam kehidupan kita sehari-hari yang bisa dijadikan bukti untuk menolak teori evolusi ini.

Sekarang saya akan tanya, apakah anda mau dikatakan bahwa anda berasal dari seekor kera?

Posted in Sains | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Sinetron Identik Dengan Jatuh dan Nangis?

Posted by Rizky pada November 26, 2008

Perkembangan dunia sinetron di Indonesia sudah berkembang dalam sisi kuantitas. Tapi sayang bangets, kualitasnya nggak pernah ada peningkatan.

Adegan-adegan yang “basi” sering di perlihatkan. Misalnya, pasti seorang peran utamanya lebih sering melakukan adegan jatuh. Dan lucunya, adegan tersebut terlihat sangat “dipaksakan” alias nggak alami.

Adalagi adegan “basi” lainnya, yaitu NANGIS. Heran juga, kenapa sinetron di Indonesia itu selalu mengumbar adegan yang memperlihatkan karakter utamanya sering nangis.

Satu lagi yang paling mencolok adalah perbedaan antara karakter yang jahat dengan yang baik itu terlihat sangat jelas. Yaitu, bila karakter Jahat, ekspresi mukanya terlihat sangat kusut, dengan bibir yang di monyongkan, dan mata yang melotot, serta ada kata-kata yang keluar dari dalam pikirannya seperti “Awas nanti!”.

Sedangkan karakter yang baik itu, ya seperti tadi… mengumbar air mata dan adegan jatuh.

Saya sampai pusing kalo lihat sinetron. Akhirnya saya pindahkan saja salurannya ke saluran kartun, lebih enak di tonton… hehe…

Posted in Hiburan | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »

SUMPAH PEMUDA

Posted by Rizky pada Oktober 29, 2008

Baru saja kita memperingati hari sumpah pemuda. Hari dimana menjadi era kebangkitan para pemuda Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaanny pada waktu itu, yaitu pada tanggal 28 Oktober 1928.

Tapi apa yang terjadi sekarang? Sumpah pemuda hanyalah menjadi acara seremonial semata tanpa makna.

Para pemuda sepertinya tidak lagi perduli untuk berjuang bagi negeri ini. Lihat saja, banyak sekali para pemuda Indonesia yang terjerumus kedalam lembah Narkoba, tawuran, hura-hura dan masih banyak lagi sisi negatif yang diperlihatkan para pemuda kita.

Lalu akan kemana bangsa ini dibawa kelak bila para pemudanya saja menghancurkan diri mereka sendiri. Bagaimana mau membangun bangsa ini bila generasi mudanya teler, hura-hura, dan melakukan sex bebas.

Ingat! nasib bangsa ini ada di tanganmu para pemuda!

Posted in Budaya, Cinta, Ekonomi, kriminal, Olahraga, Pendidikan, Politik, Religi, Sex, Sosial | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Syekh Cabul

Posted by Rizky pada Oktober 29, 2008

Sekarang sedang ramai pemberitaan tentang seorang yang mengaku bergelar ‘SYEKH’, yaitu Syekh Puji yang menikahi anak dibawah umur.

Kepada pers, Syekh berkilah bahwa anak yang telah dinikahi secara siri, yaitu ULFA merasa bahagia karena menikah dengannya.

Tetapi apakah benar hal itu? Benarkan Ulfa bahagia dengan pernikahan yang terkesan dipaksakan itu?

Yang lebih gilanya lagi orang tuanya sang gadis (ULFA), juga mengklaim bahwa sang anak telah hidup bahagia dengan pernikahan itu.

Anehnya ketika tokoh perlindungan anak Indonesia, Kak Seto bertemu dengannya, dengan santainya Syekh tersebut melepas ULFA.

Jika memang benar yang dikatakan oleh Syekh Puji tersebut bahwa ia hanya menjalankan sunnah Rasul, apa memang hal itu hanya dijadikan alasan saja untuk memuaskan syahwatnya?

Lalu kenapa ia memilih anak dibawah umur? Seharusnya Syekh Cabul tersebut di kenai pasal tentang perlindungan anak, karena ia telah merusak masa depan anak tersebut.

Bagaimana sang anak akan menghadapi kehidupannya kelak, ia akan selalu dicemooh oleh teman-temannya. Lalu apa yang dipikirkan oleh orangtua si anak tersebut ketika menyetujui pernikahan dengan Syekh Puji? Apa ada unsur uang yang bermain disini?

Sungguh menyedihkan sekali bangsa ini. Banyak yang mengatas namakan agama hanya untuk memenuhi hasrat birahinya saja!

Posted in kriminal, Sosial | Dengan kaitkata: , , , , | 11 Comments »

Hukum Kita Loyo?

Posted by Rizky pada Oktober 23, 2008

Cerita penusukan di Pengadilan Negeri Jakut yang menewaskan seorang pemuda asal Sulawesi yang bernama Stanley beberapa waktu yang lalu, semakin mencoreng nama hukum kita dimata masyarakat.

Bagaimana tidak? Bisa-bisanya petugas keamanan yang menjaga gedung PN tersebut “kelolosan”. Saya jadi ingat dengan peristiwa yang serupa yang terjadi beberapa tahun yang lalu di PN Surabaya. Pada kasus ini, seorang oknum TNI AL yang menjalani sidang perceraian menusuk mantan istrinya sendiri sampai tewas.

Itupun di dalam gedung Pengadilan juga!

Apa memang penjagaan di gedung pengadilan itu begitu lemahnya, sampai orang yana membawa senjata saja tidak terdeteksi.

Apa memang hukum di Indonesia itu memang LOYO?

Posted in Hukum, kriminal | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Kaya Tapi Terbelakang

Posted by Rizky pada Agustus 29, 2008

Tanah papua adalah tanah yang sangat kaya dengan berbagai sumber daya alam. Termasuk didalamnya adalah biji emas yang memasok sekitar 68 persen dari kebutuhan emas dunia.

Jika dilihat dari kontur alamnya yang beraneka ragam, seharusnya pemerintah jeli untuk melihat dan mendayagunakan sumberdaya alam tersebut untuk kemakmuran bangsa ini pada umumnya, dan masyarakat papua pada umumnya. Tetapi kenyataannya sangat jauh berbeda. Kekayaan alam di sana, khususnya emas justru dikuasai oleh pihak asing dan lebih gilanya lagi, pemerintah kita memperpanjang kontrak perusahaan asing tersebut sampai lima puluh tahun kedepan hingga tahun 2041.

Ladang emas yang luas, keindahan alam, keaneka ragaman kehidupan hayati, dan keanekaragaman budayanya sesungguhnya dapat di manfaatkan untuk mengharumkan citra Indonesia di mata dunia tidak terkelola dengan baik.

Tak heran jika rakyat papua sangat berkeinginan untuk memisahkan diri dari NKRI karena mereka menilai bahwa pemerintah Indonesia telah menganak-tirikan papua sehingga menjadi daerah yang terbelakang dan jauh dari sentuhan kemajuan ekonomi.

Posted in Ekonomi, Sosial | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »

Guru Vs Anggota Dewan

Posted by Rizky pada Agustus 29, 2008

Bukan berarti guru bertarung melawan anggota dewan. Tetapi maksudnya disini adalah perbandingan gaji antara guru dengan anggota dewan.

Jika kita perhatikan, banyak sekali guru-guru yang bekerja sambilan, entah itu sebagai tukang ojek, guru privat, penjual sembako, bahkan seorang kepala sekolah yang menjadi pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sedangkan anggota dewan, jika kita lihat mereka bisa jalan-jalan keluar negeri dengan uang negara, punya mobil mewah dari uang negara, dan bahkan bisa membeli apartemen dari uang negara.

Jika dibandingkan dengan para anggota dewan tersebut, guru lebih berjasa dalam membangun masa depan negeri ini dengan banyak menciptakan calon-calon pemimpin. Lihat saja di luar negeri, gaji guru mendapatkan prioritas yang utama dari pemerintah.

Sangat wajar jika pendidikan dinegara-negara luar lebih maju, karena guru hanya terfokus untuk mengajar dan mendidik tanpa harus pusing memikirkan kebutuhan keluarga.

Daripada kita membuang uang negara untuk membuat gemuk para anggota dewan yang tidak mengenal kata kenyang, mengapa tidak lebih baik uang tersebut disalurkan untuk memajukan pendidikan di Indonesia, salah satunya dengan mensejahterakan hidup para guru.

Posted in Ekonomi, Pendidikan, Sosial | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Jadi Pintar Itu Mahal

Posted by Rizky pada Agustus 29, 2008

Pendidikan sembilan tahun yang dicanangkan oleh pemerintah sepertinya hanya berjalan ditempat, alias tidak berjalan sama sekali. Bahkan janji-janji Presiden Yudhoyono semasa kampanye tentang pendidikan gratis sepertinya hanya isapan jempol belaka.

Buktinya, banyak sekali sekolah-sekolah negeri yang meminta uang bayaran serta sumbangan  yang jumlahnya sangat tidak masuk akal. Seperti uang seragam, uang buku, bahkan sampai uang gedungpun di tarik bayarannya.

Depdiknas terkesan menutup mata terhadap kejadian-kejadian yang telah mencoreng sistem pendidikan di Indonesia. Bahkan ada indikasi yang menguatkan tentang adanya suap di dalam tubuh depdiknas. Karena para pejabat  depdiknas itu hanya melakukan inspeksi mendadak atau sidak terhadap sekolah-sekolah yang mungkin saja tidak membayar upeti kepada mereka, atau mungkin sudah membayar upeti, tetapi jumlahnya kurang dari yang diminta.

Mahalnya biaya pendidikan di Indonesia ini membuat banyak anak-anak usia sekolah yang tidak dapat melanjutkan pendidikannya atau putus sekolah. Mahalnya biaya pendidikan di negeri ini juga memicu semakin meningkatnya jumlah anak-anak jalanan, pelacur anak-anak, dan perdagangan anak-anak (human trafficking).

Bagaimana mau menjadi bangsa yang pintar, jika ingin pintar saja harus membayar mahal?

Posted in Pendidikan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »